Dapatkan Segera Buku & Hasil Penelitian PPIM UIN Jakarta Download Sekarang

PI DREAMSEA: Manfaatkan Manuskrip Digital untuk Studi

PI DREAMSEA: Manfaatkan Manuskrip Digital untuk Studi

Jakarta, PPIM – Principal Investigator program DREAMSEA, Jan van der Putten, mengajak untuk memaksimalkan penggunaan manuskrip digital untuk keperluan berbagai kajian akademik. Pernyataan itu disampaikannya dalam “Webinar Series on Indonesian Digitised Manuscripts” dengan tema “Digital Humanities dalam Kajian Manuskrip Nusantara” yang diselenggarakan oleh PPIM UIN Jakarta melalui kerja sama program DREAMSEA dan Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa), Rabu (18/11).

“Digitalisasi manuskrip adalah menghadirkan luaran gambar digital dengan kualitas gambar yang sangat bagus, resolusi gambar yang jelas, dan kualitas metadata yang konsisten, sehingga manuskrip yang hilang, gambarnya dapat terekam dengan baik secara digital dan dapat dimaksimalkan untuk penelitian,” ungkap pengajar Universitas Hamburg, Jerman, ini.

Jan menyebut beberapa hal penting yang berkaitan dengan hasil-hasil digitalisasi manuskrip. Menurutnya, keberadaan manuskrip digital adalah menunjukkan eksistensi manuskrip aslinya yang pernah ada di tangan pemiliknya. Meskipun terkadang setelah didigitalisasi, banyak kasus yang ditemukan manuskrip aslinya kerap kali rusak, hilang, atau berpindah kepemilikan.

Untuk itulah, Jan menjelaskan, kehadiran program Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA) ini menjadi penting. Program yang hadir sejak 2017 hadir untuk menyelamatkan manuskrip koleksi masyarakat melalui alih media digital.

“Program ini sudah memasuki tahun ketiga. Sudah lebih dari 1,600 manuskrip yang berisi 150,000 halaman digital manuskrip milik 61 masyarakat Asia Tenggara sudah diselamatkan isinya melalui alih media digital,” ungkap Jan.

Webinar Manuskrip Digital adalah diskusi bulanan yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube “DREAMSEA Manuscripts”. Selain Jan, diskusi perdana yang dimoderatori oleh Aditia Gunawan (Manassa) ini dihadiri juga oleh Dr. Annabel Teh Gallop (The British Library, Inggris), dan Dr. David Moeljadi (Palacky University Olomouc, Republik Ceko) sebagai narasumber.

 

 

Penulis: Lilis Shofiyanti
Editor: M. Nida Fadlan

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


X