Dapatkan Segera Buku & Hasil Penelitian PPIM UIN Jakarta Download Sekarang

Ahli Manuskrip Buton Beberkan Kunci Sukses Raih Program Digitalisasi

Ahli Manuskrip Buton Beberkan Kunci Sukses Raih Program Digitalisasi

PPIM, Jakarta – “Pastikan kita mendapatkan kepercayaan dari masyarakat pemilik manuskrip,” ungkap Hasaruddin mengemukakan kunci sukses meraih program digitalisasi manuskrip. Hal itu disampaikannya dalam “Webinar Series on Indonesian Digitised Manuscripts” bertema “Meraih Program Digitalisasi Manuskrip dan Tantangannya” yang diselenggarakan oleh PPIM UIN Jakarta melalui program DREAMSEA dan kerja sama dengan Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa), Rabu (13/1).

Tidak mudah untuk membuat masyarakat berkenan membuka manuskrip koleksi pribadinya. Dosen Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau, Sulawesi Tenggara, itu mengajak peneliti untuk menghormati kebijakan pribadi para pemilik manuskrip. Perlu pendekatan yang baik agar mereka yakin kita secara tulus akan membantu mereka menyelamatkan warisan leluhurnya itu.

“Dekati pemilik. Jika pemilik naskah itu memberikan arahan, saya selalu mencatat. Ya saya lakukan. Saya tidak langsung bertanya tentang manuskripnya. Saat ketemu pemilik, secara perlahan-lahan saya bilang kepada pemilik, mungkin tidak Pak suatu hari nanti saya bisa datang lagi?,” ungkap ahli manuskrip Buton ini.

Selain kepercayaan masyarakat, Hasaruddin mengungkapkan pentingnya jejaring antar peneliti, pegiat budaya, dan lembaga terkait. Ia menyebut besarnya peran Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa) ketika memulai program pelestarian manuskrip Buton pada 1999 lalu.

“Kegiatan digitalisasi pertama itu bekerjasama dengan Perpustakaan Negara Malaysia. Ini adalah hasil komunikasi dengan Prof. Razak yang pada waktu itu hadir dalam acara Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara yang diselenggarakan Manassa di Baubau. Kemudian dampak dari kegiatan itu dilakukan penelusuran lebih lanjut,” ungkapnya.

Webinar Manuskrip Digital adalah diskusi bulanan yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube “DREAMSEA Manuscripts”. Selain Hasaruddin, diskusi seri ketiga yang dimoderatori oleh Muhammad Nida Fadlan (Data Manager DREAMSEA) ini dihadiri juga oleh Prof. Dr. Titik Pudjiastuti (Universitas Indonesia), dan Fiqru Mafar, M.IP. (IAIN Jember) sebagai narasumber. Selain itu, webinar juga turut dihadiri oleh Prof. Dr. Oman Fathurahman selaku Principal Investigator DREAMSEA dan Dr. Munawar Holil sebagai Ketua Umum Manassa.

 

Penulis: Lilis Shofiyanti
Editor: Ilham Nurwansah

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


X