Jakarta, PPIM – “Filantropi yang berkeadilan sosial memiliki peluang besar mendorong penguatan civil society dan moderasi beragama” ucap Amelia Fauzia, Direktur Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta. Pernyataan ini ia sampaikan dalam Webinar Series #ModerasiBeragama bertema “Kedermawanan dan Filantropi dalam Kerangka Moderasi Beragama” yang dihelat oleh PPIM UIN Jakarta bekerja sama dengan Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta melalui program CONVEY Indonesia, Jumat (28/8).

Amelia, yang aktif menekuni kajian filantropi sejak studi magister di Australia ini, mengungkapkan bahwa yang dimaksud dari filantropi yang berkeadilan sosial yaitu praktik filantropi yang berusaha menghilangkan akar penyebab kemiskinan, yang memiliki atensi jangka panjang dan penguatan kelembagaan, serta sifatnya untuk universal non-diskriminatif.

“Lembaga filantropi juga mempunyai peran besar dalam mengupayakan moderasi beragama dengan mendorong penguatan sisi kemanusiaan dan agama yang rahhmatan lil alamin serta mendukung penguatan demokrasi dan civil society”, ucap Ketua Jurusan Magister Sejarah dan Kebudayaan Islam di UIN Jakarta ini.

Pendirian STF UIN Jakarta pada 2012 juga tidak lepas dari cita-cita mewujudkan praktik filantropi berkeadilan sambil membantu mahasiswa yang terancam putus kuliah. Beberapa tokoh kenamaan seperti Komarudin Hidayat, Jamhari Makruf, Quraish Shihab, Azyumardi Azra turut menjadi pendiri sekaligus donatur tetap. Di usianya yang sudah delapan tahun, STF telah berpartisipasi dalam penyediaan bantuan sosial dalam empat bidang yaitu charity, advocacy, research and publication, dan endowment.

“Sejak 2012 lebih dari satu milyar berupa beasiswa didedikasikan ke kampus UIN Jakarta” ucap Guru Besar Filantropi UIN Jakarta ini.

Oleh karenanya, menurut Amel, praktik filantropi berbasis agama itu memiliki potensi besar dalam mendukung penguatan filantropi berkeadilan sosial untuk pengentasan kemiskinan, kesejahteraan dan perdamaian. Making philanthropy works for a better world for humanity menjadi semangatnya dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

Webinar Moderasi Beragama ini dilaksanakan setiap Jumat melalui kanal Youtube “Convey Indonesia”. Selain Amelia, diskusi yang dimoderatori oleh Team Leader Convey Indonesia, Jamhari Makruf, ini dihadiri juga oleh narasumber penggerak bidang filantropi, seperti Abdur Rouf (Direktur NU Care-Lazisnu), Hilman Latief (Ketua Pengurus LazisMu PP Muhammadiyah), dan Haidar Bagir (Pendiri dan Direktur Mizan Grup).

Penulis: Tati Rohayati
Editor: M. Nida Fadlan