Ciputat, PPIM – Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Jurnal Studia Islamika kembali menyelenggarakan workshop publikasi akademik bertaraf internasional. Workshop tersebut mengambil tema “Workshop on Academic International Publication.” Workshop ini diselenggarakan pada Senin, 31 Agustus 2015, Pukul 10.00 WIB bertempat di Gedung PPIM UIN Jakarta Lt.3 Jl. Kertamukti No.5 Pisangan Barat, Ciputat, Tangerang Selatan.

Workshop yang dimoderatori Ayang Utriza Yakin, Ph.D (Managing Editor Jurnal Studia Islamika dan Peneliti PPIM UIN Jakarta) tersebut menghadirkan tiga editor senior penerbit Palgrave Macmillan yaitu Sara Crowley-Vigneau, Jacob Dreyer dan Farideh Koohi-Kamali. Workshop ini ditujukan kepada para calon penulis dan akademisi baik dosen, peneliti maupun mahasiswa yang memiliki minat pada kajian keislaman di Indonesia dan Asia Tenggara, khususnya dalam bidang ilmu-ilmu sosial dan humaniora.

Lebih jauh lagi, workshop ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada para calon penulis dan  akademisi mengenai kiat-kiat bagaimana menulis dan mempublikasikan karya-karya yang berstandar internasional. Tentunya ini menjadi kesempatan emas bagi para akademisi, dimana akses untuk mempubikaskan semakin terbuka lebar.

Dalam presentasinya, Sara Crowley-Vigneau menyampaikan bahwa: “Sekarang ini sangat terbuka lebar peluang para akademisi Indonesia untuk menerbitkan karyanya di Palgrave Macmillan, khususnya dalam bidang ilmu-ilmu sosial dan humaniora seperti politik, sosiologi, antropologi, sejarah, kebijakan dan ekonomi. Sara melanjutkan, “kami tertarik sekali menerima dan menerbitkan dalam karya-karya orisinil Islamic studies, misalnya Islamic Finance atau History of Science di Asia Tenggara, kajian-kajian tersebut masih jarang diterbitkan di Palgrave Macmillan.”

Palgrave Macmillan adalah salah satu penerbit bergengsi di dunia dengan distribusi di lebih 50 negara. Pada sesi berikutnya, Jacob Dreyer berbagi tips bagaimana menulis, mengirimkan naskah-naskah orisinil dan menerbitkan karya-karya di penerbit berkelas dunia. Menurutnya, karya yang layak untuk diterbitkan mempunyai beberapa standar, yaitu “karya yang orisinil, topik yang fokus dan komprehensif, referensi yang bagus dan ditulis dengan bahasa Inggris yang baik.” Lebih lanjut Jacob dengan senang hati menawarkan kepada para akademisi yang hadir untuk bergabung dengan Palgrave Macmillan. “Jika anda berminat untuk menerbitkan karya-karya terbaik di Palgrave Macmillan jangan sungkan-sungkan menghubungi kami,” ujarnya.

Pada sesi penutup diskusi tersebut, Farideh Koohi-Kamali mengingatkan pentingnya menulis secara baik dan menghindari plagiarisme. Katanya “menulislah dengan bahasa sendiri dan percayalah dengan karya sendiri. Itu jauh lebih baik daripada harus menggunakan bahan orang/pihak lain, apalagi jika karya-karya itu susah didapatkan izinnya “Permission is not easy to get,” sambungnya.

Mewakili PPIM, peneliti senior Dadi Darmadi menyambut baik upaya Palgrave Macmillan dalam menerbitkan dan menyebarluaskan karya-karya terbaik di berbagai bidang. Dalam kesempatan terpisah, Palgrave Macmillan dan PPIM akan terus berkomunikasi untuk menggagas sebuah penerbitan berseri di bidang pendidikan di dunia Islam serta kajian Islam di Indonesia dan Asia Tenggara. (RGA/TR)