Artikel

/Artikel

Pimred MMI: Bangun Narasi Moderat Lewat Buletin Jumat

2020-08-07T11:50:47+00:00

Jakarta, PPIM – Maraknya propaganda buletin mingguan yang diedarkan oleh Gerakan radikalis, eksremis, dan anti-demokrasi di masjid dan majelis taklim membuat Muhammad Hanifuddin memberikan reaksi serupa dalam menyebarkan gagasan Islam moderat. Ia menginisiasi terbitnya Buletin Muslim Muda Indonesia (MMI). “Kami lebih banyak bersentuhan dengan akar rumput, di dunia offline, yaitu di masjid-masjid. 240 masjid menjadi mitra kita yang setiap jumat kita kirimi bulletin MMI sebagai alternative atas edaran dari saudara-saudara kita yang memperjuangkan ide khilafah”, ujar alumni Pondok Pesantren Darus Sunnah ini. Buletin ini terbit sejak 2017 melalui kerjasama antara PPIM UIN Jakarta dengan Political Literacy Institute. Penerbitan bulletin ini [...]

Pimred MMI: Bangun Narasi Moderat Lewat Buletin Jumat2020-08-07T11:50:47+00:00

Savic Ali: Media Intoleran Mulai Kalah

2020-08-07T11:19:17+00:00

Jakarta, PPIM – Savic Ali, Direktur NU Online dan Islami.co, menyampaikan perkembangan terkini mengenai kontestasi Islam di ranah media. Ia menyebut bahwa media Islam yang intoleran mulai dikalahkan oleh media Islam yang moderat. “Saya memiliki optimisme. Ini perkembangan menarik dan menggembirakan,” ujar Savic dalam Webinar Series #ModerasiBeragama bertema “Moderasi Beragama di Mata Media” yang diselenggarakan oleh PPIM UIN Jakarta melalui program CONVEY Indonesia, Jumat (7/8). Savic memandang realitas keislaman di dunia maya mulai menunjukkan pergeseran tren dari media islam yang eksklusif ke media islam yang lebih inklusif. Hal ini ditunjukkan oleh naiknya pamor media islam moderat di Indonesia. Tiga website [...]

Savic Ali: Media Intoleran Mulai Kalah2020-08-07T11:19:17+00:00

Ada Kesamaan Antara Moderasi Beragama dan Etika Jurnalistik

2020-08-07T11:20:58+00:00

Jakarta, PPIM – Jurnalis Kyodo News, Ed Sepsha, mengatakan bahwa moderasi beragama memiliki prinsip dasar yaitu adil dan berimbang dan sama halnya dengan kode etik jurnalistik yang harus independen, akurat dan berimbang. Ia menyampaikan hal itu dalam Webinar Series #ModerasiBeragama yang kembali diselenggarakan PPIM UIN Jakarta melalui program CONVEY Indonesia dengan tema “Moderasi Beragama di Mata Media” Jumat (7/8). Kontributor agensi kantor berita Jepang ini menceritakan berbagai pengalamannya saat melakukan liputan terkait dengan agama, khususnya saat peristiwa serangan teror di Surabaya tahun 2018. Pemberitaan teror itu banyak dituliskan oleh media asing. Namun, Sepsha memilih jalan lain. Karena tanggung jawabnya sebagai [...]

Ada Kesamaan Antara Moderasi Beragama dan Etika Jurnalistik2020-08-07T11:20:58+00:00

Jurnalis: Minim, Peran Media Promosikan Moderasi Beragama

2020-08-07T11:41:03+00:00

Jakarta, PPIM – Makroen Sanjaya, Wakil Pemimpin Redaksi Rajawali TV, memberikan otokritik terkait minimnya peran media dalam menyebarkan konsep moderasi beragama. Atas pandangannya itu, Makroen menilai media belum menjalankan tugas mulianya secara utuh. Dalam Webinar Series #ModerasiBeragama bertema “Moderasi Beragama di Mata Media” yang diselenggarakan oleh PPIM UIN Jakarta melalui program CONVEY Indonesia, Jumat (7/8), Makroen menilai selama ini program dakwah lebih mengedepankan penutur agama yang populis. Media lebih mementingkan fungsi ekonomi dibandingkan fungsi sosialnya. “Akibatnya banyak program keagamaan yang dihapus. Ini menunjukkan belum ada peran moderasi beragama secara intrinstik di media mainstream,” ucap Makroen. Tidak hanya di dalam media [...]

Jurnalis: Minim, Peran Media Promosikan Moderasi Beragama2020-08-07T11:41:03+00:00

Prof. Jamhari: Media Harus Promosikan Moderasi Beragama

2020-08-07T11:06:11+00:00

Jakarta, PPIM – “Supaya media berimbang, moderasi beragama harus terus diberitakan” kata Team Leader Convey Indonesia, Jamhari Makruf. Pernyataan ini disampaikan Jamhari dalam Webinar Series #ModerasiBeragama bertema “Moderasi Beragama di Mata Media” yang diselenggarakan oleh PPIM UIN Jakarta melalui program CONVEY Indonesia, Jumat (7/8). Menurut Jamhari, moderasi beragama sudah menjadi kebijakan negara, yang masuk dalam program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) periode 2020-2024. Oleh karena itu, semua kegiatan pemerintah dan masyarakat harus mengacu pada moderasi beragama, termasuk diantaranya pemberitaan di kanal media. “Penguatan moderasi beragama harus menjadi isu yang terus digaungkan di media baik dalam program televisi, radio, website, [...]

Prof. Jamhari: Media Harus Promosikan Moderasi Beragama2020-08-07T11:06:11+00:00

Milenial Hindu: Muslim Boleh Pakai Nama Khas Bali

2020-07-24T10:53:11+00:00

Jakarta, PPIM – “Di Buleleng, warga muslim boleh menamakan anaknya dengan nama-nama Bali,” papar Ida Ayu Prasasti menceritakan bagaimana suasana kehidupan umat Islam dan Hindu di Desa Pegayaman, Bali. Sasti, sapaan akrabnya, menyampaikan hal itu dalam Webinar Series #ModerasiBeragama bertema “Milenial Lintas Iman Bicara Moderasi Beragama” yang diselenggarakan oleh PPIM UIN Jakarta melalui program CONVEY Indonesia, Jumat (24/7). Sasti yang juga mahasiswa magister School Goverment and Public Policy juga berbagi pengalaman tentang bagaimana hidup di lingkungan yang beragam. Ia memiliki tetangga Muslim dan Kristen juga memiliki sahabat Khonghucu, bahkan ia disekolahkan di sekolah Kristen. Menyitir hasil survey PPIM 2017, Sasti [...]

Milenial Hindu: Muslim Boleh Pakai Nama Khas Bali2020-07-24T10:53:11+00:00

Pendeta Muda Protestan: Bersama, Tidak Harus Sama

2020-07-24T10:31:33+00:00

Jakarta, PPIM – “Bersama, tidak harus sama. Berbeda adalah kekayaan,” kata Yerry Pattinasarany dalam Webinar Series #ModerasiBeragama bertema “Milenial Lintas Iman Bicara Moderasi Beragama” yang diselenggarakan oleh PPIM UIN Jakarta melalui program CONVEY Indonesia, Jumat (24/7). Pendeta Muda Kristen Protestan itu membagikan pandangannya mengenai moderasi beragama bagi kalangan milenial Indonesia. Ia menekankan pentingnya sebuah kebersamaan dalam perbedaan. Menurutnya, generasi milenial tidak lagi harus melihat yang berbeda sebagai ancaman atau musuh melainkan wujud dari kekayaan bangsa. Ia juga mengingatkan jamaahnya untuk tidak menaruh stigma negatif terhadap agama tertentu sekaligus memberikan contoh menghargai perbedaan dengan menjalin persahabatan dengan penganut agama lain. “Saya [...]

Pendeta Muda Protestan: Bersama, Tidak Harus Sama2020-07-24T10:31:33+00:00

Milenial Buddha: Seperti Garuda, Rawat Keragaman dengan Erat

2020-07-24T10:24:24+00:00

Jakarta, PPIM – Sekretaris Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia, Anes Dwi Prasetya, mengajak generasi milenial untuk menyadari dan merawat keragaman Indonesia. “Jika kita ingin besar, kita harus merawat perbedaan ini, mencengkram erat seperti cengkraman burung Garuda, bukan dipecah belah,” ucap Anes. Ajakan itu disampaikannya dalam Webinar Series #ModerasiBeragama bertema “Milenial Lintas Iman Bicara Moderasi Beragama” yang diselenggarakan oleh PPIM UIN Jakarta melalui program CONVEY Indonesia, Jumat (24/7). Dalam diskusi dari ini, Anes juga membeberkan konsep moderasi beragama dalam agama Buddha. Menurutnya, moderatisme Buddha tersemai dalam himpunan lembaran peradaban karya Mpu Tantular yang berjudul: Kakawin Sutasoma. Dalam kitab yang menuliskan konsep Bhinneka [...]

Milenial Buddha: Seperti Garuda, Rawat Keragaman dengan Erat2020-07-24T10:24:24+00:00

Biarawati Katolik: Kaum Muda Jangan Julid dan Nyinyir

2020-07-24T10:21:56+00:00

Jakarta, PPIM – Fernanda Ambar Pratiwi, Biarawati Katolik, mengajak generasi muda agar tidak mudah menyudutkan dan merendahkan orang lain. “Jangan julid dan jangan nyinyir,” ungkap Fernanda dalam Webinar Series #ModerasiBeragama bertema “Milenial Lintas Iman Bicara Moderasi Beragama” yang diselenggarakan oleh PPIM UIN Jakarta melalui program CONVEY Indonesia, Jumat (24/7). Pemimpin Asrama Mahasiswi Syantikara ini menegaskan pentingnya membuka pikiran dan menghargai keragaman. Ia meyakini bahwa setiap pribadi pada hakikatnya adalah orang yang baik karena diciptakan dengan penuh cinta oleh Tuhan. Untuk menegaskan kesamaan diantara sesama, Fernanda menegaskan pentingnya berdialog khususnya dalam persoalan kemaslahatan bangsa.  Sebagai warga negara, apapun agamanya memiliki kewajiban [...]

Biarawati Katolik: Kaum Muda Jangan Julid dan Nyinyir2020-07-24T10:21:56+00:00

Koordinator CONVEY: Toleransi Harus Dialami, Tak Hanya Diajarkan

2020-07-24T10:06:53+00:00

Jakarta, PPIM – “Toleransi tidak cukup diajarkan tapi juga harus dialami sendiri,” kata Fikri Fahrul Faiz. Koordinator Convey Indonesia itu menyatakannya dalam Webinar Series #ModerasiBeragama bertema “Milenial Lintas Iman Bicara Moderasi Beragama” yang diselenggarakan oleh PPIM UIN Jakarta melalui program CONVEY Indonesia, Jumat (24/7). Fikri menceritakan pengalamannya sebagai minoritas saat kuliah di Australia. Salah satu hal yang paling menyentuh adalah saat dosennya menyuguhkan minuman non-alkohol khusus untuknya saat berbincang santai setelah perkuliahan di kelas. Sementara itu, teman-teman lainnya meminum minuman beralkohol yang sudah menjadi budaya di sana. “Inilah proses moderasi beragama yang sesungguhnya, proses memahami dan mengamalkan ajaran agama secara [...]

Koordinator CONVEY: Toleransi Harus Dialami, Tak Hanya Diajarkan2020-07-24T10:06:53+00:00