Pendidikan

//Pendidikan

Labirin Pendidikan Agama

2019-08-26T03:35:06+00:00

PENDIDIKAN agama yang merupakan kawah candradimuka peradaban bangsa memiliki dua dimensi yang berkelindan. Muara pendidikan agama bukan hanya menciptakan manusia Indonesia yang taat beragama, melainkan juga memproduksi warga negara yang beradab dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Dua hal itu acap kali dianggap sesuatu yang paradoks, bahkan dibenturkan satu sama lain. Jika tesis di atas dapat dise­tujui, kita dapat merumuskan bahwa misi pendidikan agama bukan hanya berbasis pada keagamaan (religious mission) yang bertumpu pada kesalehan individual, melainkan juga berpijak pada nilai-nilai kewargaan (civic mission) yang merupakan pancaran dari kesa­lehan sosial. Yang terakhir ini memungkinkan peserta didik berpikir terbuka dan kritis serta [...]

Labirin Pendidikan Agama2019-08-26T03:35:06+00:00

Guru Agama Makin Tak Toleran

2019-08-26T02:53:04+00:00

Dadi Darmadi Direktur Advokasi & Knowledge Management PPIM Universitas Islam Negeri Jakarta Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok, dan sweeping atribut Natal oleh organisasi massa keagamaan, baru-baru ini seolah-olah menjadi babak baru dalam tren intoleransi agama di Indonesia. Keduanya bersumber dari fatwa dan sikap keagamaan organisasi ulama yang sebenarnya tidak mengikat dan, menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, bukan merupakan hukum positif yang harus ditegakkan. Pada kenyataannya, paham keagamaan yang eksklusif dan intoleran ada di mana-mana, termasuk yang menggejala di dunia pendidikan. Inikah refleksi dari masih rapuhnya sistem pendidikan keagamaan kita? Hasil penelitian Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas [...]

Guru Agama Makin Tak Toleran2019-08-26T02:53:04+00:00

Guru agama harus tanamkan sikap kebangsaan

2019-08-26T02:51:27+00:00

Jakarta (ANTARA News) – Kehadiran guru agama di sekolah sejatinya tidak hanya menaburkan ajaran-ajaran keagamaan, tetapi mereka juga diharapkan mampu menanamkan dan mengembangkan sikap kebangsaan pada anak-anak didik, kata Dr Didin Syafruddin. “Peran guru agama di berbagai sekolah akhir-akhir ini menjadi semakin penting di tengah tumbuhnya radikalisme di Indonesia,” kata Peneliti Senior Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu di Jakarta, Kamis. Didin mengemukakan keterangan tersebut dalam seminar bertajuk “Guru Agama, Toleransi, dan Isu-isu Kehidupan Keagamaan Kontemporer di Indonesia” yang berlangsung di Ruang Teater Prof Dr Zakiah Daradjat Fakultas Psikologi UIN Jakarta. Didin juga [...]

Guru agama harus tanamkan sikap kebangsaan2019-08-26T02:51:27+00:00

Penelitian PPIM Direspon Positif oleh Menteri Agama RI

2019-08-26T02:49:43+00:00

CIPUTAT, PPIM – Pendidikan Agama Islam (PAI) diakui banyak pihak sebagai mata pelajaran penting di sekolah. Namun buku-buku teks dan kurikulum yang disusun masih jauh dari memuaskan. Bahkan, seperti yang ditemukan dalam penelitian PPIM UIN Jakarta Oktober lalu, ada beberapa masalah cukup serius di dalam naskah buku-buku teks sekolah yang diterbitkan, baik di pusat maupun daerah. Ada indikasi kuat terbentuknya pemahaman yang cenderung eksklusif di kalangan guru, serta narasi teks buku sekolah yang mencerminkan ajaran dan paham agama yang cenderung radikal. Oleh karena itu, PPIM UIN Jakarta berinisiatif melakukan policy engagement dengan pemerintah, khususnya Kementerian Agama RI. Rekomendasi dari penelitian itu, antara [...]

Penelitian PPIM Direspon Positif oleh Menteri Agama RI2019-08-26T02:49:43+00:00

Buku Teks PAI Belum Menjadi Bagian dari Politik Kebudayaan Nasional

2019-08-26T02:47:11+00:00

Negara selama ini tidak menjadikan produksi buku teks Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai bagian dari politik kebudayaan nasional serta bagian dari character and nation building. Demikian salah satu temuan penelitian Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta atas buku teks PAI di sekolah. Penelitian yang dilaksanakan pada awal 2016 tersebut dipresentasikan dalam Seminar di Auditorium Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UIN Jakarta, pada Kamis, 29 September 2016. Seminar yang diikuti sekitar 300 peserta ini menghadirkan Prof. Dr. Azyumardi Azra, Dr. Muhammad Abduhzen, dan Dr. Amin Haedari sebagai pembahas atas presentasi yang disampaikan peneliti senior PPIM sekaligus ketua tim, Dr. [...]

Buku Teks PAI Belum Menjadi Bagian dari Politik Kebudayaan Nasional2019-08-26T02:47:11+00:00

Bagaimana Pendidikan Agama dikembangkan di Iran?

2019-08-26T02:45:54+00:00

Ciputat, PPIM – Ternyata, para “santri” di Iran suka membaca, dan dibolehkan, belajar filsafat. Iran menekankan pada pendidikan Islam yang berbasis pada rasionalitas dan membuka peluang dialog yang setara. Kemudian kaum terpelajar Iran, termasuk mereka yang belajar agama, dituntut untuk mampu menjawab tantangan zaman. Hal tersebut disampaikan Prof. Hojjatul Islam Muhamad Javad Nezafat Yazdi, Direktur Riset Hauzah Ilmiah di Mashhad Iran, di ruang Seminar PPIM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis, 18 Agustus 2016. Lembaga Hauzah Ilmiah merupakan lembaga pendidikan tradisional yang berusia ratusan tahun dan mampu bertahan hingga sekarang. Lembaga ini layaknya pondok pesantren di Indonesia yang menciptakan dan membentuk [...]

Bagaimana Pendidikan Agama dikembangkan di Iran?2019-08-26T02:45:54+00:00

Alpha Amirrachman: Kepala Sekolah Berperan Besar dalam Rekonsiliasi Pasca Konflik

2019-08-26T02:37:17+00:00

Ciputat, PPIM- Rekonsiliasi bagi para siswa pasca konflik melalui penguatan tradisi lokal, misalnya seperti Pela Gandong, kurang efektif di terapkan beberapa daerah di Maluku. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Alpha Amirrachman dalam PPIM Seminar Ke-24 di Gedung PPIM UIN Jakarta, 27 April 2016. “Pela Gandong bukan identitas lokal bagi seluruh masyarakat Ambon. Sehingga kurang tepat kalau dipaksakan sebagai mekanisme budaya untuk rekonsiliasi konflik di seluruh wilayah Maluku” ujar Direktur Eksekutif Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisations (CDCC). Topik diskusi tersebut diangkat dari disertasi Alpha yang dipertahankannya di University of Amsterdam, Belanda, yang berjudul Peace Education in Post-Conflict Maluku, Indonesia: Reconciliation, Citizenship, and Return of Localism. Dalam disertasi [...]

Alpha Amirrachman: Kepala Sekolah Berperan Besar dalam Rekonsiliasi Pasca Konflik2019-08-26T02:37:17+00:00

LSM dan Perguruan Tinggi Duduk Bersama Membahas Ekstremisme

2019-08-26T02:34:03+00:00

Hampir dua dekade, serentetan peristiwa terorisme terjadi di berbagai belahan dunia. Berawal dari serangan teroris 11 September 2001 yang meluluhlantahkan menara kembar World Trade Center (WTC) US, menyusul kemudian insiden bom Bali di Indonesia pada 2002. Di tahun-tahun berikutnya terjadi ledakan di JW Marriot (2003), kedutaan Australia (2004), Rizt Carlton (2009), Masjid Mapolersta Cirebon (2011) dan penembekan di Thamrin (2016).  Rangkaian peristiwa tersebut lebih kurangnya menyisakan rasa pilu dan geram bagi kita. Indonesia yang ramah dan santun, kini menjadi lahan subur bagi serangkain keberutalan para teror. Hal yang paling menohok adalah aksi kebiadaban yang dilakukan kelompok Islamic State of Iraq [...]

LSM dan Perguruan Tinggi Duduk Bersama Membahas Ekstremisme2019-08-26T02:34:03+00:00