Selamat Datang di Website Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN Jakarta

Dua Wajah Islam Moderat

Dirga MaulanaPeneliti Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN Jakarta Wajah Islam Indonesia yang moderat tercoreng oleh sebagian kelompok Islam radikal. Jika hal ini dibiarkan, kelompok radikal tersebut makin menggerogoti dari dalam. Bagaimana caranya agar sikap moderat Islam ini tetap terjaga? Serangan teroris teranyar terjadi di Kampung Melayu dengan cara bom bunuh diri, akhir Mei lalu. Jaringan ini diduga merupakan kelompok Jamaah Anshar Daulah (JAD), yang terbiasa melakukan tindakan teror serta berkeyakinan bahwa dunia ini diisi oleh orang-orang kafir dan thogut. …

Riset untuk Kebijakan Agama

PEMERINTAH, kampus, dan organisasi nonpemerintah dalam melakukan riset memiliki pendekatan dan cara masing-masing. Apakah selama ini riset-riset agama sudah mempengaruhi kebijakan pemerintah? Jika belum, naskah akademik yang dibangun untuk membuat undang-undang ataupun regulasi berlandaskan apa? Hal ini menjadi pemantik diskusi mengenai seberapa berpengaruhnya riset terhadap kebijakan di Indonesia. Buku yang diterbitkan oleh Pusad Paramadina ini menggambarkan betapa pentingnya kebijakan pemerintah harus dilandasi riset. Namun, yang terjadi sebaliknya, kebijakan yang dihasilkan tidak berlandaskan riset. Dengan kata lain, pemerintah mengeluarkan kebijakan publik…

Studia Islamika Pertahankan Akreditasi A

Ciputat, PPIM – Jurnal internasional terbitan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif  Hidayatullah Jakarta, Studia Islamika, kembali mempertahankan predikat akreditasi A. Demikian rilis dari Surat Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 32a/E/KPT/2017 tertanggal 26 April 2017. Capaian ini menandai keberhasilan Studia Islamika mempertahankan predikat jurnal ilmiah terakreditasi berturut-turut sejak tahun 2000. Dalam rincian penilaian yang diterima oleh redaksi, Studia Islamika dinilai telah berhasil menyuguhkan artikel dengan substansi yang sangat baik. Selain menerbitkan artikel…

Call for Papers: Contemporary Islam in Indonesia and Australia

Dear fellow alumni, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, through Centre for the Study of Islam and Society (PPIM), invites Indonesian alumni who studied in Australia, including short courses participants and other Australian government funded programs such as Muslim Exchange Program (MEP), Partnership in Islamic Education Scholarship Program (PIES), and Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP), to submit a paper for consideration of inclusion in a forthcoming compendium publication with the theme ”Contemporary Islam in Indonesia and Australia”. The compendium will be launched…

Oman Fathurahman: Bukti Wajah Islam & Ulama Toleran di Masa Lalu

Suara.com - Di tangan Oman Fathurahman, wajah Islam di Indonesia berwarna dan toleran bukan hanya isapan jempol. Dia membuktikan lewat dokumen-dokumen para ulama di awal masuknya Islam di Indonesia di abad 13. Selama 25 tahun lebih Oman berburu manuskrip Islam di Indonesia. Manuskrip itu berbentuk dokumen tua tulisan para ulama atau seseorang yang menceritkan kehidupan di masa itu. Bukan dokumen sembarangan yang ditelisik Oman. Dengan keahliannya sebagai filologi, Oman dinobatkan sebagai ilmuan manuskrip Islam Nusantara pertama di Indonesia, bahkan dia…

Konservatisme Menguat di Kampus, Dosen Perempuan semakin Terpinggirkan?

Kesenjangan gender semakin jelas terlihat saat Pranova Herdiyanto, menampilkan data kuantitatif dari Kemenristekdikti, data tersebut memperkuat adanya kesenjangan gender di pendidikan tinggi. Dilihat dari perbandingan jenis kelamin Dosen Kemristekdikti misalnya, selama tiga tahun terakhir 2014-2017, menurut Pranova didominasi oleh laki-laki yaitu 56.56%, sedangkan perempuan 43.44%. Kemudian, dilihat dari sebaran dosen berdasarkan jabatan fungsional di perguruan tinggi, laki-laki kembali unggul secara kuantitas dibanding perempuan, mulai dari non-jabatan, asisten ahli, lektor, lektor kepala dan profesor. Temuan-temuan diatas setidaknya terus konsisten selama tiga…

Sudahkah ‘Gender’ Hadir di Perguruan Tinggi?

Keterangan: Sesi foto bersama di akhir acara Jakarta, KSI – Pengarusutamaan gender terus dilakukan para pejuang gender, utamanya perempuan, secara massif di dalam ruang-ruang pendidikan. Namun, sudahkah upaya tersebut berbuah manis? Sudahkah keseteraan gender hadir dalam dunia pendidikan? Atau jangan-jangan, pengarusutamaan ini tidak menghasilkan apapun? Guna menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Knowledge Sector Initiative (KSI) bekerjasama dengan Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan Expert Meeting dengan tema “Gender Inequality in Human Resources and Higher Education” pada 30 Mei 2017. Pertemuan ini bertujuan untuk melihat lebih…

PPIM Pilih 83 Artikel untuk Studia Islamika International Conference 2017

Ciputat, PPIM – Setelah melalui seleksi yang ketat, Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta akhirnya memilih 83 judul artikel yang akan dipresentasikan dalam The 2nd Studia Islamika International Conference 2017. Konferensi ini sedianya akan dilaksanakan pada 8-10 Agustus 2017 di Kampus UIN Jakarta, Ciputat. Ketua Panitia Konferensi, Jajang Jahroni, Ph.D, memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh akademisi yang telah turut berpartisipasi mengirimkan abstraknya. Mewakili tim seleksi, Jajang mengaku senang terhadap semua mutu abstrak yang masuk. Namun,…

Ujaran Kebencian dan Mobilisasi Massa

Ciputat, PPIM – Tak bisa dielakkan lagi, suasana politik Jakarta yang memanas dipengaruhi oleh beberapa faktor, khususnya politisasi agama. Tidak jauh berbeda dengan Azyumardi Azra, pembicara kedua dalam international Conference dengan tema “Jakarta Politics 2017: Race, Religion and Social Mobilization” yaitu Prof. Mark R. Woodward menyampaikan presentasi tentang “Symbols, Hate Speech and Social Mobilization.” Menurut Profesor yang lama mengajar kajian Islam di Arizona State University ini, peristiwa yang terjadi di Jakarta tidak lain adalah bagian dari apa yang disebut ‘Political…

Prof. Azyumardi Azra: Isu Politik Keagamaan Sektarian Tidak Lagi Relevan

Pembicara dan Moderator International Conference, Prof. Mark R. Woodward (kiri) Ms. Hani Mohamed (tengah) dan Prof. Dr. Azyumardi Azra (kanan) Ciputat, PPIM – Dalam beberapa bulan terakhir, suhu politik Jakarta sangat panas. Menjelang dan selama Pilkada Jakarta 2017, khususnya, serangkaian aksi massa, dan kampanye di media sosial diwarnai dengan meningkatnya isu kebencian antar ras, suku, agama dan radikalisme.  Apakah ini tanda semakin menguatnya konflik komunal dan politik sektarianisme di Jakarta? Bagaimana sebenarnya kondisi politik Jakarta dewasa ini? Menjawab pertanyaan tersebut,…

Studia Islamika

Agenda PPIM