Selamat Datang di Website Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN Jakarta

DREAMSEA: MERAWAT KEBERAGAMAN BUDAYA DI ASIA TENGGARA MELALUI DIGITALISASI MANUSKRIP

“Digitising Manuscripts – Safeguarding Cultural Diversity“

Sebuah Program yang dimaksudkan untuk melestarikan keragaman kekayaan manuskrip di Asia Tenggara akan segera diluncurkan. Program yang akan memprioritaskan digitalisasi manuskrip yang terancam punah tersebut diberi nama “Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia”, disingkat DREAMSEA.

Selengkapnya

PPIM Selenggarakan Regional Workshop untuk Cegah Ekstrimisme di Asia Tenggara

Ciputat, PPIM – Selain persoalan politik dan ekonomi, persoalan agama kerapkali dilihat secara monolitik sebagai salah satu hal yang menimbulkan aktivitas kekerasan di mana-mana. Padahal, sejatinya, agama tidak semestinya dilihat begitu. Dalam sejarahnya, banyak juga unsur-unsur dalam agama yang bahkan menjadi bibit-bibit perdamaian di bumi ini. Oleh karena itu, seyogyanya, daripada melihat agama sebagai sumber masalah, akan lebih baik bila melihat agama sebagai salah satu kunci perdamaian.

Dalam kaitannya dengan hal tersebut, sebuah lokakarya bernama “Regional Workshop: Violent Extremism & Religious Education in Southeast Asia” untuk melihat bagaimana pentingnya perang agama, lebih khusus pendidikan agama, dalam membendung paham-paham ekstrimisme berbasis kekerasan yang tengah mengemuka. Lokakarya ini dihelat di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta pada 11-13 Desember 2017.

Ismatu Ropi, selaku penanggung jawab kegiatan, menerangkan bahwa lokakarya ini dilakukan untuk melihat pentingnya peran pendidikan agama dalam menanggulangi paham ekstrimisme berbasis kekerasan. Selan itu, lokakarya juga dilakukan agar para pembuat kebijakan, praktisi, dan akademisi dari seluruh penjuru Asia Tenggara dapat berbagi pengalaman mengenai penanggulangan paham esktrimisme berbasis kekerasan dengan pintu masuk pendidikan agama.

“output dari lokakarya ini adalah sebuah document tentang hubungan antara pendidikan agama dengan pencegahan paham violent-extremism yang akan dijadikan, salah satunya, sebagai basis pembuatan policy papers,” sambung Direktur Riset Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta tersebut.

Acara ini diselenggarakan di bawah naungan Project Management Unit dalam proyek bernama “Enhancing the Role of Religious Education in Countering/Preventing Violent Extremism” (CONVEY), sebuah proyek yang dilakukan oleh PPIM UIN Jakarta. [EAG]

Survey PPIM: Internet, Pemerintah, dan Pembentukan Sikap Keberagamaan Generasi Z

Jakarta, PPIM – Google menyediakan banyak informasi mengenai apapun, salah satunya informasi mengenai hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menurut ajaran Islam. Informasi pertama yang muncul ketika kita mencoba mencari informasi tersebut datang dari sebuah artikel yang berada di situs bernama panjimas.com. Artikel yang dimuat dalam situs tersebut berjudul “Pancasila dan UUD 1945 dalam Timbangan Hukum Allah” yang muatannya kira-kira berisi: bagi siapapun yang mengakui Indonesia dicap sebagai musyrik dan jahiliyyah.

Dengan kata kunci “apa hukum NKRI dalam Islam”, informasi dengan nada seperti di atas sontak membanjiri halaman pertama pencarian Google. Apakah hal tersebut berpengaruh pada fenomena radikalisasi yang saat ini sedang melanda generasi kiwari (Generasi Millennials atau Gen Z) dan juga generasi X-Y?

Selengkapnya

Azyumardi Azra Terima Penghargaan dari Kaisar Jepang

Jepang, PPIM – Dewan Penasehat PPIM, Prof. Dr. Azyumardi Azra, CBE, kembali meraih penghargaan. Selasa (7/11), Kaisar Akihito memberikan penghargaan The Order of the Rising Sun: Gold and Silver Star untuk Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini. Gelar ini merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah Jepang untuk tokoh yang berasal dari luar Jepang.

Azra dinilai telah memberikan sumbangsih yang sangat besar dalam memperkuat persahabatan antara Indonesia dan Jepang khususnya dalam peningkatan pertukaran akademis dan saling pengertian antara kedua negara. Diantara peran Azra dalam hal ini adalah menginisiasi program Japan-Indonesia Friendship Memorial untuk pembangunan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Syarif Hidayatullah (2003-2006). Selain itu, Azra juga berperan besar sebagai inisiator kunjungan pimpinan pesantren ke Jepang yang telah berlangsung sejak 2004 hingga sekarang.

Selengkapnya

Prospek Radikalisme dan Demokrasi di Asia Tenggara

Ciputat- Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta dan Jurnal Studia Islamika menyelenggarakan event akbar bertajuk the 2nd Studia Islamika International Conference 2017 pada 8-10 Agustus 2017. Dengan mengusung tema “Southeast Asian Islam: Religious Radicalism, Democracy, and Global Trends, konferensi ini membahas isu-isu sosial keagamaan yang penting dan sedang berkembang di kawasan Asia Tenggara.

Selengkapnya