Selamat Datang di Website Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN Jakarta

Guru agama harus tanamkan sikap kebangsaan

Jakarta (ANTARA News) – Kehadiran guru agama di sekolah sejatinya tidak hanya menaburkan ajaran-ajaran keagamaan, tetapi mereka juga diharapkan mampu menanamkan dan mengembangkan sikap kebangsaan pada anak-anak didik, kata Dr Didin Syafruddin.

“Peran guru agama di berbagai sekolah akhir-akhir ini menjadi semakin penting di tengah tumbuhnya radikalisme di Indonesia,” kata Peneliti Senior Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya

Penelitian PPIM Direspon Positif oleh Menteri Agama RI

CIPUTAT, PPIM – Pendidikan Agama Islam (PAI) diakui banyak pihak sebagai mata pelajaran penting di sekolah. Namun buku-buku teks dan kurikulum yang disusun masih jauh dari memuaskan. Bahkan, seperti yang ditemukan dalam penelitian PPIM UIN Jakarta Oktober lalu, ada beberapa masalah cukup serius di dalam naskah buku-buku teks sekolah yang diterbitkan, baik di pusat maupun daerah. Ada indikasi kuat terbentuknya pemahaman yang cenderung eksklusif di kalangan guru, serta narasi teks buku sekolah yang mencerminkan ajaran dan paham agama yang cenderung radikal. Oleh karena itu, PPIM UIN Jakarta berinisiatif melakukan policy engagement dengan pemerintah, khususnya Kementerian Agama RI.

Selengkapnya

Tahun ini, 3 Buku Hasil Karya Peneliti PPIM Berhasil Mendunia

CIPUTAT, PPIM – Sepanjang tahun 2016, tiga buku hasil karya peneliti PPIM UIN Jakarta mendapat perhatian dunia internasional. Pertama, hasil penelitian gerakan dan jaringan tarekat Syattariyah di Asia Tenggara oleh Prof. Dr. Oman Fathurahman diterbitkan oleh ILCAA-Tokyo University, Jepang (2016). Kedua, naskah buku tentang agama dan regulasi di Indonesia oleh Ismatu Ropi, Ph.D telah selesai ditandatangani kontraknya dan akan segera diterbitkan oleh Palgrave Macmillan (Desember 2016). Terakhir, penelitian disertasi Din Wahid, Ph.D tentang pesantren-pesantren Salafi di Indonesia menarik perhatian Margaret Scott, seorang jurnalis kawakan dari Amerika Serikat, yang menulis resensi buku tentang menaiknya pengaruh Arab Saudi di Indonesia di The New York Review of Books (27 Oktober, 2016). Perhatian yang besar dari penerbit bergengsi dunia dan penulis asing berpengalaman terhadap karya-karya peneliti asli Indonesia seperti ini tidak terlalu sering terjadi. Oleh karena itu, kabar menggembirakan ini perlu mendapatkan apresiasi dan sambutan yang baik di Tanah Air.  

Selengkapnya

Buku Teks PAI Belum Menjadi Bagian dari Politik Kebudayaan Nasional

Negara selama ini tidak menjadikan produksi buku teks Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai bagian dari politik kebudayaan nasional serta bagian dari character and nation building. Demikian salah satu temuan penelitian Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta atas buku teks PAI di sekolah. Penelitian yang dilaksanakan pada awal 2016 tersebut dipresentasikan dalam Seminar di Auditorium Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UIN Jakarta, pada Kamis, 29 September 2016. Seminar yang diikuti sekitar 300 peserta ini menghadirkan Prof. Dr. Azyumardi Azra, Dr. Muhammad Abduhzen, dan Dr. Amin Haedari sebagai pembahas atas presentasi yang disampaikan peneliti senior PPIM sekaligus ketua tim, Dr. Didin Syafruddin. Seminar juga dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy yang memberi sambutan di akhir acara.

Selengkapnya

Bagaimana Pendidikan Agama dikembangkan di Iran?

Ciputat, PPIM – Ternyata, para “santri” di Iran suka membaca, dan dibolehkan, belajar filsafat. Iran menekankan pada pendidikan Islam yang berbasis pada rasionalitas dan membuka peluang dialog yang setara. Kemudian kaum terpelajar Iran, termasuk mereka yang belajar agama, dituntut untuk mampu menjawab tantangan zaman. Hal tersebut disampaikan Prof. Hojjatul Islam Muhamad Javad Nezafat Yazdi, Direktur Riset Hauzah Ilmiah di Mashhad Iran, di ruang Seminar PPIM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis, 18 Agustus 2016.

Selengkapnya