Selamat Datang di Website Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN Jakarta

Guru Agama Makin Tak Toleran

Dadi Darmadi
Direktur Advokasi & Knowledge Management PPIM Universitas Islam Negeri Jakarta

Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok, dan sweeping atribut Natal oleh organisasi massa keagamaan, baru-baru ini seolah-olah menjadi babak baru dalam tren intoleransi agama di Indonesia. Keduanya bersumber dari fatwa dan sikap keagamaan organisasi ulama yang sebenarnya tidak mengikat dan, menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, bukan merupakan hukum positif yang harus ditegakkan.

Selengkapnya

Tahun ini, 3 Buku Hasil Karya Peneliti PPIM Berhasil Mendunia

CIPUTAT, PPIM – Sepanjang tahun 2016, tiga buku hasil karya peneliti PPIM UIN Jakarta mendapat perhatian dunia internasional. Pertama, hasil penelitian gerakan dan jaringan tarekat Syattariyah di Asia Tenggara oleh Prof. Dr. Oman Fathurahman diterbitkan oleh ILCAA-Tokyo University, Jepang (2016). Kedua, naskah buku tentang agama dan regulasi di Indonesia oleh Ismatu Ropi, Ph.D telah selesai ditandatangani kontraknya dan akan segera diterbitkan oleh Palgrave Macmillan (Desember 2016). Terakhir, penelitian disertasi Din Wahid, Ph.D tentang pesantren-pesantren Salafi di Indonesia menarik perhatian Margaret Scott, seorang jurnalis kawakan dari Amerika Serikat, yang menulis resensi buku tentang menaiknya pengaruh Arab Saudi di Indonesia di The New York Review of Books (27 Oktober, 2016). Perhatian yang besar dari penerbit bergengsi dunia dan penulis asing berpengalaman terhadap karya-karya peneliti asli Indonesia seperti ini tidak terlalu sering terjadi. Oleh karena itu, kabar menggembirakan ini perlu mendapatkan apresiasi dan sambutan yang baik di Tanah Air.  

Selengkapnya

Peneliti PPIM Raih ALFP 2016 di Jepang

PPIM, Ciputat. Peneliti PPIM, Dr. Ayang Utriza Yakin, DEA., meraih Asia Fellowship Leadership Program (ALFP) 2016 dari The Japan Foundation dan The International House of Japan. Fellowship ini menyaring para akademisi dan aktivis dari seluruh negara di Asia. Penghargaan ini guna melakukan pertukaran kebudayaan dan saling membagi pengalaman dan pengetahuan dari negara-negara Asia tentang banyak isu-isu sosial dan kemanusiaan.

Selengkapnya

Peneliti PPIM Raih “Outstanding Graduate Student Award”

PPIM, Dekalb – Kabar gembira datang dari negeri “Paman Sam”. Testriono, Peneliti Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, diberi anugerah “Outstanding Graduate Student Award” dari Northern Illinois University (NIU) di Amerika Serikat. Penghargaan ini diberikan atas prestasinya menjadi salah satu lulusan terbaik pada Department of Political Science di kampus yang berkedudukan di kota Dekalb, Illinois.

Selengkapnya

Oman: Raibnya Sang Naskah

Berita kecil di harian Kompas, 18 Januari 2016, tentang raibnya naskah kuno Jawa-Tiongkok koleksi Museum Reksopustoko Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah, nyaris luput dari perhatian publik.

Maklumlah, hiruk-pikuk di jagat politik enggan beranjak dari media, dan kasus kopi sianida kelihatannya lebih menarik disimak. Untunglah, teman-teman aktivis Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa) masih memiliki kepedulian dan mengingatkan saya untuk menulis, agar persoalan pentingnya artefak budaya ini juga turut mengisi ruang-ruang fikiran publik, dan menjadi memori kolektif bangsa kita.

Selengkapnya

Sertifikasi Halal yang Makin Haram

Sebagai muslim saya berhak mendapatkan informasi sejelas-jelasnya tentang makanan yang saya konsumsi dan kehalalannya. Di sini sertifikasi halal menemukan argumennya bahwa ia merupakan bagian dari hak perlindungan konsumen yang harus dipenuhi, meski untuk keperluan tersebut, konsumen harus membayar lebih mahal.

Selengkapnya

Haji Islam Nusantara

Oleh: Ayang Utriza Yakin

SMRC Research Fellow pada Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Direktur Indonesian Sharia Watch.

Indonesia memberangkatkan ratusan ribu jemaah haji ke Haramayn. Namun, hingga hari ini belum diketahui secara tepat sejak kapan orang Indonesia berhaji. Walaupun Islam sudah masuk dan menyebar di Nusantara pada abad ke-13, kita tidak tahu jika orang Nusantara sudah naik haji saat itu. Baru pada abad ke-15, kita mulai mengetahui dongeng Laksamana Hang Tuah atau cerita Sunan Gunung Jati yang berhaji. Kisah mereka dapat ditemukan di dalam karya-karya kesusteraan Melayu dan Jawa.

Selengkapnya

Haji dan Perubahan Sikap Keberagamaan

Wakil Ketua LTM-PBNU 2015-2020 dan SMRC Fellow PPIM UIN Jakarta

Ibadah haji merupakan ibadah peralihan yang sangat penting dalam keislaman seseorang. Nilai ibadah peralihan itu dapat dilihat dalam perubahan sikap keberagamaan seseorang. Nabi Ibrahim menjadi hanif: santun dan lembut, setelah meletakkan dasar-dasar ibadah haji. Para sahabat Nabi Muhammad menjadi kreatif untuk menjawab persoalan keagamaan dan kepolitikan, setelah haji wada’. Pelajaran yang dapat dipetik dari sini bahwa ibadah haji dipandang sebagai titik awal perubahan dalam sikap keberagaman seseorang atau satu kelompok.

Selengkapnya